10 Tips Ampuh untuk Mendesain Situs Web yang Sempurna

tips desain

CaraLengkap.com - Saat ini, internet adalah bagian klasik dari kehidupan kita, dan semakin penting bagi setiap perusahaan untuk memiliki keberadaan online yang beralasan. Dengan semakin banyak orang beralih ke mitra online, Kamu memerlukan situs web yang mengkomunikasikan apa yang Kamu lakukan kepada audiens Kamu. 

Tapi itu belum semuanya! Situs web perusahaan Kamu harus mencakup semua itu dan banyak lagi. Ini harus mudah dinavigasi, cepat dimuat, dan mudah dibaca. 

Jadi, bagaimana Kamu memastikan pengalaman pengguna dan fungsionalitas yang sempurna di situs web yang Kamu desain? 

Untuk menjawab pertanyaan itu, saya telah membuat daftar pamungkas dengan sepuluh hal penting yang harus Kamu centang saat mengembangkan situs web Kamu. Mari kita lihat, oke?

10 Tips yang perlu diingat saat mendesain situs web

Berikut adalah panduan lengkap yang dapat Kamu pertahankan untuk mendesain situs web yang sempurna untuk merek atau klien Kamu. 

1. Kesederhanaan adalah kuncinya

Tahukah Kamu bahwa 13% rasio pentalan di situs web disebabkan oleh waktu pemuatan yang tinggi dan masalah navigasi? Kamu perlu memahami bahwa orang-orang beralih ke penelusuran online karena kurangnya waktu, dan, jika pelanggan Kamu tidak dapat meluncur melalui bagian yang berbeda dari situs web Kamu dengan mulus, mereka akan pergi setelah beberapa detik. 

Jadi pastikan Kamu memilih tata letak sederhana dengan nada minimal. Jangan memenuhi halaman dengan link atau gambar yang mengganggu. Kontennya juga harus minimal. Hindari animasi berat yang memengaruhi kecepatan muat. 

Kuncinya adalah kesederhanaa, semua harus terlihat sederhana, ringan, gak lambat, rapi serta jangan terlalu banyak animasi, buang saja yang gak perlu dipasang.

2. Kualitas daripada kuantitas

Yang kedua harus diperhatikan adalah kualitas, ya tentu ini sangat penting bukan hanya pada desain web semua berlaku apapun itu bentuknya, pelanggan Kamu tidak akan berpikir untuk membeli dari Kamu jika gambarnya kabur. Jadi, Kamu perlu menggunakan gambar berkualitas tinggi untuk memamerkan produk Kamu. Kamu dapat mengeditnya sampai taraf tertentu, tetapi pastikan tidak terlalu berbeda dari gambar aslinya. 

Google sering menghukum situs web jika Kamu menggunakan gambar yang terlalu diedit. Kamu juga dapat mengintegrasikan video untuk mendemonstrasikan produk. Karena itu, Kamu harus terus memeriksa bobot file visual dan gif agar tidak mengganggu kecepatan. Jadi, Kamu perlu keseimbangan. 

3. Mulus atau tidak sama sekali

Meskipun kaum milenial terbiasa menangani situs web, Kamu juga perlu mempertimbangkan pelanggan lama Kamu. Jika Kamu ingin mereka dapat menavigasi melalui situs yang Kamu desain dengan mudah, Kamu perlu mengarahkan pengalaman yang mulus. Sediakan menu navigasi baik horizontal atau vertikal, dan bukan yang melintasi ke segala arah. 

"Atas ke Bawah" dan "Geser-Kiri" harus menjadi pilihan ideal Kamu. Namun, Kamu perlu mengingat bahwa pengguna Kamu mungkin kidal. Jadi, jangan gunakan perataan kanan di seluruh situs web. Selain itu, pastikan dropdown tidak hilang karena sedikit pergerakan kursor. 

4. Pilih warna Kamu dengan bijak

Sama seperti warna yang tepat pada dinding yang tepat dapat membuat rumah Kamu terlihat lebih luas, kode warna yang benar dapat melakukan hal yang sama untuk situs web Kamu. Terlalu berlebihan dalam menggunakan warna dapat membuat situs web Kamu terlihat berantakan, sedangkan menggunakan warna terang dapat membuatnya terlihat kusam.

Jadi rahasianya di sini adalah memadukan warna cerah dengan warna nude. Ini akan menyeimbangkan semangat dan membuatnya nyaman di mata. Selain itu, perlu diingat bahwa kode warna yang Kamu pilih untuk situs web Kamu akan menjadi bagian dari logo Kamu. Pilih kombinasi yang akan menyampaikan pesan yang coba disampaikan oleh situs web Kamu. 

5. Responsif

Salah satu web yang banyak disukai oleh pelanggan adalah tampilannya responsive. Apa itu responsive? Mungkin teman-teman sudah tau arti tersebut dan sudah gak asing lagi untuk disebut. Jadi, preferensi pertama Kamu adalah versi seluler situs Kamu diikuti oleh versi desktop. Meskipun saya menyarankan situs seluler terpisah, Kamu dapat menggunakan situs web responsif jika Kamu tidak memiliki anggaran. 

Pastikan situs web Kamu memiliki antarmuka yang baik saat dilihat di perangkat seluler. Selain itu, konfigurasikan situs sehingga mendukung bahasa yang berbeda dan menyesuaikan dengan ukuran layar yang berbeda dengan mudah.

6. Kompatibel dengan Platform Media Sosial

Di era jejaring sosial ini, kita semua ingin berbagi buku yang sedang kita baca, atau nomor Marshmello terbaru yang kita dengarkan atau serial yang kita tonton di Hulu atau viu. Jadi, Kamu perlu mendesain situs web Kamu agar kompatibel dengan semua platform media sosial berkinerja tinggi seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dll. 

Selain itu, situs yang ramah media sosial akan membantu Kamu menemukan opsi yang lebih baik melalui Facebook dan Instagram, sehingga membantu Kamu mendorong konversi yang lebih baik untuk perusahaan Kamu.

7. Buat agar terbaca 

Sebagai bagian dari desain estetika, Kamu harus sangat berhati-hati saat memilih font untuk situs web Kamu. Meskipun font harus berkelas dan elegan, font tersebut juga harus mudah dibaca. Font seperti Calibri, Arial, dan Verdana mungkin merupakan perpaduan sempurna antara keanggunan serta keterbacaan, sedangkan Corsiva dan Lucida mungkin terlihat cantik, tetapi membaca potongan konten dapat membuat pengguna Kamu pusing. 

Pastikan konten tidak terkonsentrasi di satu tempat. Lebih sedikit lebih banyak - itulah yang seharusnya menjadi tujuan Kamu dalam hal konten. Agar lebih mudah dibaca, selingi konten dengan gambar. Selain itu, gunakan ruang putih untuk membantu pengguna lebih fokus pada apa yang penting.

8. Tunjukkan testimonial pelanggan

Ulasan pelanggan adalah cara terbaik untuk membuktikan kredibilitas Kamu. Baik itu kualitas produk, layanan purna jual - umpan balik positif dapat memengaruhi keputusan pembelian dan mendorong jumlah yang lebih besar. Jadi, tempatkan semua testimonial di satu halaman yang disebut Ulasan Pelanggan dan beri tag di setiap halaman web situs Kamu. 

Selain itu, jangan lupa untuk menambahkan nama dan foto customer yang menulis testimonial tersebut. Untuk lebih kredibilitasnya, Kamu juga bisa memberikan nomor pesanan agar orang tahu bahwa itu bukan testimoni palsu. 

9. Menerapkan Ajakan Bertindak

Untuk memberi pengguna Kamu gambaran tentang arah, sertakan tombol ajakan bertindak yang akan memberi tahu mereka tentang langkah selanjutnya yang harus mereka ambil. Namun, Kamu harus mencapai keseimbangan yang benar, antara mengirim spam ke situs web Kamu dengan ajakan bertindak dan menggunakannya untuk memandu pengguna melalui situs web Kamu.

Kamu bahkan dapat meletakkan CTA di bawah potongan besar konten sehingga hak prerogatif untuk membaca lebih lanjut ada pada pengguna. Beberapa contoh ajakan bertindak yang dapat Kamu gunakan adalah: "Klik Di Sini Untuk Informasi Lebih Lanjut", "Unduh Sampel", "Daftar", "Periksa Harga", dll. 

10. Tetap Update

Dunia desain dan estetika itu dinamis dan selalu berubah. Kamu tidak bisa duduk dan bersantai setelah selesai mendesain situs web. Kamu perlu mempertimbangkan selera dan preferensi pelanggan Kamu dan memasukkan perubahan ke situs Kamu secara teratur. Lakukan upaya serius untuk memahami poin-poin kesulitan pengguna Kamu dan cobalah untuk mengatasinya.

Jangan lupa untuk menyesuaikan konten dan tata letak situs Kamu sesuai dengan aturan baru yang dibuat oleh analitik mesin pencari Kamu. 

Pada akhirnya, ingatlah bahwa tujuan utama situs web adalah membuat hidup pengguna lebih mudah. Biarkan situs yang Kamu desain mencerminkan hal itu. Fokus utama Kamu harus membuat situs yang dapat memecahkan   masalah pengguna dan memenuhi tujuan utamanya. Jaga agar tetap minimal dan fokus pada utilitas. 

Kecuali situs web Kamu adalah perjalanan yang mulus bagi pengguna, kemungkinan besar mereka akan meninggalkannya. Ingatlah tips di atas untuk memberikan solusi untuk masalah dunia nyata dan lihat jumlah pelanggan kamu.

Artikel Bermanfaat Lainnya